Pindah Rumah

Bismillah.

Kontrak mulut telah pun dipersetujui. Saya akan naik rumah baru minggu hadapan. Menyewa, sebelum nanti mampu membeli rumah sendiri.

Nanti saya akan upload gambar. Saya menyewa rumah tak siap. Terbengkalai. Tempat jin bertendang. Tuan rumah berpindah setelah mendapat tawaran diam di kediaman rasmi.

Nanti akan diadakan upacara ayam dara golek pulut kuning baca surah al-Baqarah. Buat menghalau jin yang tinggal di situ selama rumah itu tidak berpenghuni.

Di belakang rumah saya mengalir malas sebatang anak sungai. Tetapi, kalau dia ingin mengganas, dia akan melimpah tatkala hujan lebat. Rumah ini pernah kena banjir. Di seberang sungai adalah sebuah bukit kaf. Saya mula membayangkan untuk jungle tracking dan memancing di empangan di sebalik bukit kaf sana. Dari jauh, bukit kaf itu kelihatan seperti gajah-gajah yang beratur bersusun-susun. Sebab itu nama bukit gajah lebih popular dari nama asalnya yang entah apa ia.

Rumah itu ceruk letaknya. Jauh dari jalan utama, tapi cuma di tepi jalan kampung.

Di hadapannya ada tiga pohon mangga yang berbuah jarang, dan lorong ke rumah bomoh moden.

Dalam fikiran saya ada banyak benda. Tong gas, dapur gas, tanaman dengan teknik fertigasi, ccolek pauh (oh), kumpul serangga di kaki bukit kaf, menebas semak samun dengan mesin rumput Pak Mat, dan ah ya, presentasi!

p/s: Saya sudah lupa siapa yang meminjam kitab tafsir mimpi ibnu sirin saya. Banyak mimpi yang ingin saya tafsirkan.

7 thoughts on “Pindah Rumah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s