Kenangan tak terlupakan

Sarah bingkas dari tidur. Berpeluh-peluh. Kemudian dia teresak-esak menangis. Datang seorang gadis, menggosok-gosok belakangnya, bertanya, “Kenapa, Sarah?”

Dalam esak, Sarah menjawab, “Kaklong, Sarah lupa wajah arwah mama.”

Gadis itu memeluk Sarah. Kemudian dia turut sama menangis. “Kaklong juga, kaklong juga.”

~~~

Begitulah, ada perkara yang kita berjanji kepada diri, bahawa kita tidak akan lupa. Namun pada suatu masa, kita dapati kita tidak ada walau sepicing memori tentangnya.

Begitu juga, ada perkara ingin kita lupa, namun kenangannya sentiasa menjelma, menyeksa jiwa.

~~~

Terima kasih adik-adik di Sungai Ruil, kerana mengembalikan memori indah yang hampir luput di ingatan.

2 thoughts on “Kenangan tak terlupakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s